Masuk
Daftar
Kategori
Artikel Terbaru
Cara Kerja Dan Prinsip Kerja Pompa Celup WAGO

Terdapat berbagai jenis pompa air industri yang dibedakan berdasarkan bentuk, fungsi, dan karakteristiknya masing-masing. Salah satu jenis pompa air yang digunakan dalam berbagai bidang industri adalah pompa celup submersible.

Seperti apa pompa air submersible? Bagaimana cara kerjanya? Bagaimana contoh aplikasinya dalam berbagai bidang industri? Simak langsung artikel ini yang akan memberikan informasi lebih lengkap tentang pompa air submersible 2 inch atau ukuran lainnya!

Pengertian dan Fungsi Pompa Submersible

Apa yang dimaksud dengan pompa submersible? Pompa air submersible adalah salah satu jenis pompa yang berfungsi memindahkan air dari satu tempat ke tempat lainnya dengan menggunakan motor penggerak.

Seperti namanya, pompa submersible atau pompa celup memang didesain untuk dicelupkan atau ditenggelamkan ke dalam air atau cairan lainnya. Bagian yang dimasukkan ke dalam air berupa motor penggerak dan seluruh kerangka pompa.

Hal tersebutlah yang membedakan pompa submersible dengan jenis pompa lainnya. Ya, karena pada umumnya bagian pipa pompa saja yang dimasukkan ke dalam air. Sementara motor penggerak dan kerangka pompa berada di luar.

Bagian motor penggerak pompa celup submersible tertutup sangat rapat dan terletak dekat dengan bodi atau tubuh pompa. Di sekitar motor penggerak pompa terdapat selungkup kedap air yang diisi dengan minyak.

Hal tersebut untuk melindungi pompa agar terhindar dari kerusakan. Selain itu, selungkup kedap air yang berisi minyak juga menjadi salah satu upaya mencegah air atau cairan masuk, sehingga korsleting tidak terjadi.

Pompa celup yang terendam di dalam air akan mendapat tekanan fluida positif pada bagian inlet. Kondisi tersebut dapat membuat efisiensi lebih besar. Hal ini karena energi yang dibutuhkan untuk memindahkan fluida ke jalur cairan pompa lebih sedikit.

Pompa submersible dapat bekerja dengan baik ketika ketinggian minimal air yang dipompa memenuhi batas persyaratan yang sudah ditentukan.

Jenis pompa submersible mendapatkan energi dari sumber tegangan tinggi sekitar 3 kV hingga 5 kV. Pompa submersible dapat bekerja dalam tekanan yang besarnya hingga 5000 psi atau 34 Mpa. Kedalaman sumur yang dapat dicapai kurang lebih 3,7 km.

Prinsip dan Cara Kerja Pompa Celup Submersible

Prinsip kerja pompa submersible adalah dicelupkan atau ditenggelamkan di dalam air. Pada dasarnya pompa celup akan digerakkan oleh motor penggerak yang ada di dalam kerangka atau bodi pompa.

Motor penggerak pompa celup digerakkan oleh kabel listrik yang terhubung secara khusus dengan pompa agar air tidak dapat masuk ke dalam motor penggerak.

Bagaimana cara kerja dari pompa submersible atau pompa celup? Cara kerja pompa celup submersible sebenarnya sama saja dengan cara kerja pompa air pada umumnya. Pompa celup mengubah energi motor listrik menjadi energi tekanan yang memanfaatkan putaran impeller pompa.

Putaran tersebut dapat membuat air terdorong keluar dari pompa melalui sisi pembuangan atau jalur keluarnya.

Cara kerja pompa celup lebih efisien karena tidak memerlukan banyak energi pada sisi isap pompanya. Kenapa? Hal ini karena pada dasarnya pompa celup sudah berada di dalam air. Impeller pompa celup secara otomatis akan membuat pompa langsung bekerja mendorong air keluar.

Secara singkat, pompa celup bekerja dengan mendorong air ke jalan keluar atau permukaan tanah. Cara kerja pompa ini sedikit berbeda dengan prinsip kerja pompa jet pump. Pompa jet pump bekerja dengan menyedot air dan mendorong air agar keluar.

Cara Kerja Panel Pompa ASCO

Apakah Anda mengetahui tentang panel pompa transfer? Jenis pompa ini sangat populer untuk digunakan sehingga penting bagi Anda untuk mengetahuinya. Pastikan Anda memahami jenis pompa ini supaya bisa memilih jenis pompa yang terbaik.

Apakah Anda mengetahui tentang panel pompa transfer? Jenis pompa ini sangat populer untuk digunakan sehingga penting bagi Anda untuk mengetahuinya. Pastikan Anda memahami jenis pompa ini supaya bisa memilih jenis pompa yang terbaik.

Mengenal Pompa Transfer

Salah satu jenis panel pompa industri yang populer digunakan adalah pompa yang berfungsi untuk transfer. Sistem pompa transfer memanfaatkan sistem panel otomatis yaitu WLC dan floating Switch.

WLC adalah Water Level Control yang berfungsi sebagai rangkaian konvensional yang digunakan untuk motor listrik. WLC dapat membantu mengatur laju aliran air secara mandiri. Jika air mencapai batas bawah, maka aliran WLC akan aktif dan mengalirkan air.

Anda bisa menggunakan WLC dalam wadah air yang besar. Misalnya Anda bisa menggunakan mesin WLC di dalam tangka, pipa, kolam, renang, dan sebagainya. Hal ini akan memudahkan Anda untuk mengendalikan aliran air.

Kelebihan Penggunaan WLC pada Pompa

Panel pompa transfer yang banyak digunakan adalah WLC. Beberapa kelebihan WLC yang perlu Anda ketahui, sebagai berikut:

1. Menghemat Biaya

Jika Anda menggunakan jenis pompa industri dengan WLC, maka Anda bisa menghemat biaya. Dalam artian, Anda bisa menghemat biaya listrik dan air yang digunakan. Listrik dan air yang Anda gunakan bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda saja.

Hal ini dipengaruhi oleh pengontrolan air yang optimal, sehingga tidak ada daya yang terbuang. Anda bisa menghemat biaya untuk pembayaran listrik sehingga sangat bermanfaat untuk menjaga pengeluaran rumah tangga Anda.

2. Menghemat Daya 

Kelebihan dari WLC yang perlu Anda ketahui adalah mampu menghemat daya. WLC dapat bekerja secara otomatis dan bisa bekerja dengan daya listrik yang sedikit. Sehingga Anda dapat menggunakan WLC tanpa khawatir melakukan pemborosan daya.

Selain itu, WLC juga bisa membantu mengendalikan penggunaan air yang berlebihan. Sehingga Anda bisa mendapatkan kesempatan untuk mengelola penggunaan air dan listrik secara bersamaan.

3. Memaksimalkan Penggunaan Air

Penggunaan multi transfer pump yang dilengkapi dengan WLC dapat membantu Anda memaksimalkan penggunaan air. Anda tidak perlu mengatur penggunaan air secara manual. WLC akan membantu Anda untuk memaksimalkan penggunaan air sesuai dengan kebutuhan.

WLC akan mengatur pompa air untuk mengalirkan air lebih banyak di siang hari. Sedangkan, di malam hari WLC akan membantu mengatur supaya aliran air lebih sedikit. Sehingga Anda bisa menggunakan air secara maksimal sesuai dengan kebutuhan Anda.

4. Bekerja Otomatis

Keunggulan yang tidak terkalahkan dari panel pompa transfer WLC adalah bisa bekerja secara otomatis. Anda tidak perlu mengoperasikannya secara manual karena sudah bisa bekerja otomatis.

Anda tidak perlu mengatur cara penggunaannya, tata cara kerjanya dan sebagainya. Anda hanya perlu menyalakannya dan menggunakan WLC untuk memompa air Anda. Jangan ragu untuk menggunakan jenis pompa yang hemat seperti WLC.

Perbedaan Ring Blower Dan Root Blower

Ring blower atau regeneratif blower dan root blower merupakan komponen sistem plumbing air limbah dan fungsinya berbeda satu sama lain. Selain itu, kedua komponen ini juga memiliki berbagai perbedaan lainnya. Apa saja perbedaan keduanya?

Artikel ini akan memberikan penjelasan lebih detail tentang perbedaan ring dan root blower. Informasi ini akan sangat membantu Anda agar tidak salah memilih antara ring dan root blower!

Apa Perbedaan dari Ring dengan Root Blower?

Komponen ring dan root blower dapat dibedakan berdasarkan faktor pembeda tertentu. Apa perbedaannya? Berikut ini perbedaan antara ring dan root blower berdasarkan beberapa faktor pembeda, yaitu:

1. Fungsi 

Perbedaan pertama kedua komponen ini terletak pada fungsinya. Ring blower atau regeneratif blower memiliki fungsi untuk mengubah tekanan udara besar menjadi tekanan udara yang lebih rendah/ kecil.

Sementara itu, root blower memiliki fungsi untuk memindahkan udara dari satu ruangan ke ruangan lainnya yang dituju. Jenis blower yang satu ini juga dapat berguna untuk mengeringkan benda basah.

2. Spesifikasi Mesin

Selain memiliki fungsi berbeda, kedua jenis blower ini juga memiliki perbedaan pada spesifikasi mesin. Mesin ring blower dilengkapi dengan motor penggerak yang dapat digunakan secara langsung. Mesinnya juga membutuhkan energi listrik yang tinggi, sehingga kurang efektif.

Selain itu, mesin regeneratif blower mampu bekerja tanpa menggunakan minyak atau pelumas. 

Lalu, bagaimana spesifikasi mesin root blower? Root blower memiliki mesin berupa dua buah rotor yang berputar berlawanan arah. Masing-masing rotor tersebut memiliki dua lobe yang tegak lurus satu sama lain. Selain itu, ada juga root blower yang dilengkapi dengan tiga buah lobe.

Berbeda dengan mesin regeneratif blower, mesin root blower membutuhkan pelumas berupa minyak agar dapat bekerja dengan baik.

3. Tingkat Kebisingan

Ketika sedang digunakan blower menghasilkan suara dengan tingkat kebisingan tertentu. Bagaimana dengan tingkat kebisingan yang ditimbulkan oleh regeneratif blower dan root blower? Manakan yang memiliki tingkat kebisingan lebih rendah?

Ring atau regeneratif blower cenderung tidak menghasilkan getaran besar ketika bekerja, sehingga suara kebisingan yang ditimbulkan cenderung lebih kecil atau bahkan tidak menimbulkan suara kebisingan.

Sementara itu, root blower menghasilkan getaran yang lebih keras, sehingga suara yang ditimbulkan pun lebih bising. Root blower dengan dua lobe merupakan jenis root blower yang memiliki tingkat kebisingan lebih tinggi dibandingkan root blower dengan tiga lobe.

4. Cara Kerja

Setiap jenis mesin blower memiliki spesifikasi yang berbeda, sehingga cara kerjanya juga tidak sama. Ring blower dapat bekerja dengan memindahkan udara dengan tekanan tinggi menjadi udara dengan tekanan lebih rendah. 

Jenis blower yang satu ini memiliki teknologi perubahan tekanan yang cepat. Udara akan dihisap masuk melalui inlet ke dalam blower. Kemudian, mesin akan segera mengatur tekanan udara tersebut. Udara dengan tekanan lebih rendah pun akan dikeluarkan melalui saluran outlet.

Lalu, bagaimana cara kerja root blower? Ketika rotor root blower berputar, maka bagian lobe akan ikut berputar juga. Udara kemudian akan dihisap melalui inlet dan disalurkan atau dipindahkan ke ruangan lainnya.

Udara tersebut pun akan keluar melalui outlet. Aliran udara tersebut terjadi sesuai dengan kecepatan rotasi dari motor root blower.

Artikel Pilihan
Agung 05 Jun 2023
Keuntungan Pompa Air Danfoss Tekanan Tinggi & Penggunaannya

Air dengan tekanan tinggi diperlukan untuk membersihkan suatu bidang tanpa menyebabkan lecet akibat gesekan. Demikian pula, air bertekanan tinggi digunakan dalam proses pengangkatan lumpur yang menempel dalam skala besar yang tidak dimungkinkan menggunakan alat pembersih biasa. Untuk menjalankan proses-proses tersebut, pompa air Danfoss tekanan tinggi didesain dengan kemampuan spesifik. 

Jenis pompa tekanan tinggi umumnya berasal dari jenis:

  • Pompa piston yang menawarkan risiko kavitasi yang lebih rendah. Karena RPM relatif rendah (biasanya di bawah 800 RPM), pompa piston umumnya ditujukan untuk instalasi penggerak sabuk.
  • Pompa gearbox yang dirancang untuk tugas berat dan secara spesifik pada mesin cuci dengan menawarkan pemasangan yang sederhana, ringkas, dan langsung ke mesin bensin. 
  • Pompa SF yang menawarkan opsi penggerak langsung yang lebih ekonomis daripada pompa kotak roda gigi. Secara teori, pompa SF adalah kombinasi dari desain pompa piston dan pendorong yang menjadikannya berkualitas sangat tinggi. 
  • Jenis Plunger Pump yang diaplikasi secara luas dan mampu bekerja pada berbagai suhu fluida. 
  • Jenis Flush Pump Manifold yang mampu menyalurkan fluida bersuhu tinggi dengan tekanan tinggi. 
  • Jenis pompa positive displacement dengan kemampuan 3000 bar (43.500 psi). Pompa ini dapat digunakan untuk kebutuhan kerja di bawah air. 

Danfoss merupakan salah satu produsen terkemuka pompa air bertekanan tinggi. Perusahaan ini menyediakan beragam pompa aplikasi air murni, pengolahan limbah, reverse osmosis, minyak, hingga aplikasi industri gas. 

Produk pompa Danfoss dapat ditemukan di Osmo Marina yang merupakan distributor dan mitra Danfoss Indonesia. Untuk pompa air tekanan tinggi dari merek ini, beberapa seri berikut dapat menjadi pilihan anda. 

Agung 05 Jun 2023
Perbedaan Ring Blower Dan Root Blower

Ring blower atau regeneratif blower dan root blower merupakan komponen sistem plumbing air limbah dan fungsinya berbeda satu sama lain. Selain itu, kedua komponen ini juga memiliki berbagai perbedaan lainnya. Apa saja perbedaan keduanya?

Artikel ini akan memberikan penjelasan lebih detail tentang perbedaan ring dan root blower. Informasi ini akan sangat membantu Anda agar tidak salah memilih antara ring dan root blower!

Apa Perbedaan dari Ring dengan Root Blower?

Komponen ring dan root blower dapat dibedakan berdasarkan faktor pembeda tertentu. Apa perbedaannya? Berikut ini perbedaan antara ring dan root blower berdasarkan beberapa faktor pembeda, yaitu:

1. Fungsi 

Perbedaan pertama kedua komponen ini terletak pada fungsinya. Ring blower atau regeneratif blower memiliki fungsi untuk mengubah tekanan udara besar menjadi tekanan udara yang lebih rendah/ kecil.

Sementara itu, root blower memiliki fungsi untuk memindahkan udara dari satu ruangan ke ruangan lainnya yang dituju. Jenis blower yang satu ini juga dapat berguna untuk mengeringkan benda basah.

2. Spesifikasi Mesin

Selain memiliki fungsi berbeda, kedua jenis blower ini juga memiliki perbedaan pada spesifikasi mesin. Mesin ring blower dilengkapi dengan motor penggerak yang dapat digunakan secara langsung. Mesinnya juga membutuhkan energi listrik yang tinggi, sehingga kurang efektif.

Selain itu, mesin regeneratif blower mampu bekerja tanpa menggunakan minyak atau pelumas. 

Lalu, bagaimana spesifikasi mesin root blower? Root blower memiliki mesin berupa dua buah rotor yang berputar berlawanan arah. Masing-masing rotor tersebut memiliki dua lobe yang tegak lurus satu sama lain. Selain itu, ada juga root blower yang dilengkapi dengan tiga buah lobe.

Berbeda dengan mesin regeneratif blower, mesin root blower membutuhkan pelumas berupa minyak agar dapat bekerja dengan baik.

3. Tingkat Kebisingan

Ketika sedang digunakan blower menghasilkan suara dengan tingkat kebisingan tertentu. Bagaimana dengan tingkat kebisingan yang ditimbulkan oleh regeneratif blower dan root blower? Manakan yang memiliki tingkat kebisingan lebih rendah?

Ring atau regeneratif blower cenderung tidak menghasilkan getaran besar ketika bekerja, sehingga suara kebisingan yang ditimbulkan cenderung lebih kecil atau bahkan tidak menimbulkan suara kebisingan.

Sementara itu, root blower menghasilkan getaran yang lebih keras, sehingga suara yang ditimbulkan pun lebih bising. Root blower dengan dua lobe merupakan jenis root blower yang memiliki tingkat kebisingan lebih tinggi dibandingkan root blower dengan tiga lobe.

4. Cara Kerja

Setiap jenis mesin blower memiliki spesifikasi yang berbeda, sehingga cara kerjanya juga tidak sama. Ring blower dapat bekerja dengan memindahkan udara dengan tekanan tinggi menjadi udara dengan tekanan lebih rendah. 

Jenis blower yang satu ini memiliki teknologi perubahan tekanan yang cepat. Udara akan dihisap masuk melalui inlet ke dalam blower. Kemudian, mesin akan segera mengatur tekanan udara tersebut. Udara dengan tekanan lebih rendah pun akan dikeluarkan melalui saluran outlet.

Lalu, bagaimana cara kerja root blower? Ketika rotor root blower berputar, maka bagian lobe akan ikut berputar juga. Udara kemudian akan dihisap melalui inlet dan disalurkan atau dipindahkan ke ruangan lainnya.

Udara tersebut pun akan keluar melalui outlet. Aliran udara tersebut terjadi sesuai dengan kecepatan rotasi dari motor root blower.

Agung 05 Jun 2023
Cara Kerja Panel Pompa ASCO

Apakah Anda mengetahui tentang panel pompa transfer? Jenis pompa ini sangat populer untuk digunakan sehingga penting bagi Anda untuk mengetahuinya. Pastikan Anda memahami jenis pompa ini supaya bisa memilih jenis pompa yang terbaik.

Apakah Anda mengetahui tentang panel pompa transfer? Jenis pompa ini sangat populer untuk digunakan sehingga penting bagi Anda untuk mengetahuinya. Pastikan Anda memahami jenis pompa ini supaya bisa memilih jenis pompa yang terbaik.

Mengenal Pompa Transfer

Salah satu jenis panel pompa industri yang populer digunakan adalah pompa yang berfungsi untuk transfer. Sistem pompa transfer memanfaatkan sistem panel otomatis yaitu WLC dan floating Switch.

WLC adalah Water Level Control yang berfungsi sebagai rangkaian konvensional yang digunakan untuk motor listrik. WLC dapat membantu mengatur laju aliran air secara mandiri. Jika air mencapai batas bawah, maka aliran WLC akan aktif dan mengalirkan air.

Anda bisa menggunakan WLC dalam wadah air yang besar. Misalnya Anda bisa menggunakan mesin WLC di dalam tangka, pipa, kolam, renang, dan sebagainya. Hal ini akan memudahkan Anda untuk mengendalikan aliran air.

Kelebihan Penggunaan WLC pada Pompa

Panel pompa transfer yang banyak digunakan adalah WLC. Beberapa kelebihan WLC yang perlu Anda ketahui, sebagai berikut:

1. Menghemat Biaya

Jika Anda menggunakan jenis pompa industri dengan WLC, maka Anda bisa menghemat biaya. Dalam artian, Anda bisa menghemat biaya listrik dan air yang digunakan. Listrik dan air yang Anda gunakan bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda saja.

Hal ini dipengaruhi oleh pengontrolan air yang optimal, sehingga tidak ada daya yang terbuang. Anda bisa menghemat biaya untuk pembayaran listrik sehingga sangat bermanfaat untuk menjaga pengeluaran rumah tangga Anda.

2. Menghemat Daya 

Kelebihan dari WLC yang perlu Anda ketahui adalah mampu menghemat daya. WLC dapat bekerja secara otomatis dan bisa bekerja dengan daya listrik yang sedikit. Sehingga Anda dapat menggunakan WLC tanpa khawatir melakukan pemborosan daya.

Selain itu, WLC juga bisa membantu mengendalikan penggunaan air yang berlebihan. Sehingga Anda bisa mendapatkan kesempatan untuk mengelola penggunaan air dan listrik secara bersamaan.

3. Memaksimalkan Penggunaan Air

Penggunaan multi transfer pump yang dilengkapi dengan WLC dapat membantu Anda memaksimalkan penggunaan air. Anda tidak perlu mengatur penggunaan air secara manual. WLC akan membantu Anda untuk memaksimalkan penggunaan air sesuai dengan kebutuhan.

WLC akan mengatur pompa air untuk mengalirkan air lebih banyak di siang hari. Sedangkan, di malam hari WLC akan membantu mengatur supaya aliran air lebih sedikit. Sehingga Anda bisa menggunakan air secara maksimal sesuai dengan kebutuhan Anda.

4. Bekerja Otomatis

Keunggulan yang tidak terkalahkan dari panel pompa transfer WLC adalah bisa bekerja secara otomatis. Anda tidak perlu mengoperasikannya secara manual karena sudah bisa bekerja otomatis.

Anda tidak perlu mengatur cara penggunaannya, tata cara kerjanya dan sebagainya. Anda hanya perlu menyalakannya dan menggunakan WLC untuk memompa air Anda. Jangan ragu untuk menggunakan jenis pompa yang hemat seperti WLC.


Tri Duta Marine merupakan perusahaan yang memiliki spesialisasi dalam penjualan global dan mensupplai peralatan dan perlengkapan industri perkapalan dan industrial automation, produk kami berfokus pada personal safety equipment, automation spare part, mechanical seal dan lain-lain. Tujuan kami adalah untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan kami dengan produk produk dan solusi terbaik. Kami memiliki banyak pengalaman dengan banyak perusahaan Eropa yang dapat memberikan layanan terbaik di manapun.

Hubungi Kami
info@tridutamarine.com Phone / wa : 083116128178

Senin – Sabtu : 08.00 - 17.00 WIB

Ikuti Kami
Marketplace
Metode Pembayaran

Copyright © 2023 Tri Duta Marine.